Takjil Favorit Berbuka Puasa Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

10 Jul 2014

Berdasarkan atas dalil Al-Qur’an. Maka diwajibkan bagi setiap muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan. “Wahai orang-orang yang beriman !. Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu menjadikan orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah : 183).

Selain tuntunan yang terkandung di dalam ayat-ayat kitab suci Al-qur’an dan hadist. Kehidupan Nabi Muhammad saw. adalah sebaik-baiknya suri tauladan dalam beribadah untuk mendekatkan diri kepada ALLAH swt. Termasuk juga di dalamnya tata cara beribadah di bulan Ramadhan. Tata cara berbuka puasa, dan juga makan sahur.

Menyegerakan Berbuka Puasa

Salah satu suri tauladan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. sepanjang hidupnya ketika berpuasa di bulan Ramadhan, adalah dengan menyegerakan berbuka puasa ketika azan maghrib berkumandang.

Nabi Muhammad saw. bersabda : “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari Muslim).

Apakah Disyaratkan Berbuka Puasa Dengan yang Manis ?.

Jawabannya tidak, jika dalam kondisi. Hal demikian itu tersirat dalam hadist berikut :

Dari Anas bin Malik berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadist riwayat Ahmad dan Abu Dawud).

Nabi Muhammad saw. berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”

Asal Mula Kebiasaan Berbuka Dengan yang Manis

Tidak ada sumber yang pasti mengenai kewajiban berbuka dengan yang manis. Namun yang pasti, kebiasaan ini sudah lama berkembang dan jadi pengetahuan umum di masyarakat kita (Indonesia), bahwa berbuka puasa seharusnya dengan makanan atau minuman yang manis sesuai sunnah Nabi Muhammad saw.

Walaupun sejatinya tidak demikian. Karena mengkonsumsi terlalu banyak minuman dan makanan yang manis, justru dapat merusak kesehatan. Seperti timbulnya masalah berat badan, atau obesitas. Masalah penyakit jantung dengan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kolesterol jahat dan trigliserida. Selain itu juga timbulnya penyakit diabetes, penyakt kencing manis, dan lain sebagainya.

Dalam sabdanya, Nabi Muhammad saw. mencontohkan kurma untuk berbuka puasa. Seperti yang diketahui, kurma rasanya manis. Namun dalam kandungannya, kurma segar berkabohidrat kompleks dan bukan gula (karbohidrat sederhana), bernutrisi sangat tinggi tapi rendah kalori. Sehingga tidak rentan menimbulkan berbagai macam penyakit. Kurma segar, bukan kurma yang diawetkan dengan manisan yang di dalamnya terkandung gula yang sangat tinggi.

Asal Mula Kolak Untuk Berbuka Puasa

Dalam masa awal penyebaran agama islam di pulau Jawa. Ulama terdahulu menggunakan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat setempat. Seperti menyajikan kolak yang terbuat dari pisang dan ubi di bulan Sya’ban atau satu bulan sebelum bulan Ramadhan.

Namun lambat laun, kebiasaan tersebut terus berlanjut hingga memasuki bulan Ramadhan. Dimana orang-orang berbuka puasa dengan menu kolak yang memiliki rasa yang manis. Dan akhirnya, kolak dijadikan menu takjil yang populer hingga saat ini.

Takjil Favorit Berbuka Puasa

Di era sekarang ini, kolak pisang atau ubi, pacar cina atau biji salak, dan makanan sejenis lainnya adalah menu favorit berbuka puasa bagi masyarakat kita. Begitu pun juga dengan saya yang mengkonsumsi kolak sebagai menu takjil favorit ketika berbuka puasa. Namun dengan catatan, mengkonsumsinya dengan secukupnya dan tidak berlebih. Selain kolak, menu takjil favorit saya adalah teh hangat yang tidak terlalu manis. Apapun takjilnya, yang terpenting sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad saw. yang menyegerakan berbuka puasa ketika azan Maghrib berkumandang.

Dengan berpegangan pada Al-qur’an dan Al-Hadist. Semoga kita semua dimudahkan dalam menjalankan segala amalan ibadah wajib dan sunnah di bulan Ramadhan ini. Sehingga membuat kita menjadi insan yang bertakwa di hadapan ALLAH swt. Amin Ya Rabbal Alamin…


TAGS blogdetik Takjil Favorit Berbuka Puasa Ngablogburit


-

Author

Follow Me